Kreativitas dan Inovasi

Sebelum membahas hubungan dari kedua kata ini, kita harus tau dulu pengertian dari masing-masing kata.

Apa itu Kreatif?

Sesuai dengan kamus yang ada, kreatif merupakan kata sifat yang memiliki ati memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan; bersifat (mengandung) daya cipta: pekerjaan yang menghendaki kecerdasan dan imajinasi.

Apa itu Inovasi?

Inovasi sendiri dapat diartikan sebagai proses atau hasil dari pengembangan dan/atau pemanfaatan/mobilisasi pengetahuan, keterampilan (termasuk keterampilan teknologis). Dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk, proses, dan/atau sistem yang baru, yang memberikan nilai yang berarti atau secara signifikan.

Dari pengertian diatas, kita dapat menyimpulkan hubungan dari kreatif dan inovasi, yaitu:

Nah, sesuai dari contoh diatas, bisa kita ketahui bahwa jika kita memiliki pemikiran atau memiliki daya cipta serta kemampuan untuk menciptakan hal baru, maka kita dapat memprosesnya menjadi sebagai sebuah inovasi yang tentunya dapat memberikan pengaruh perubahan baik ke diri kita sendiri maupun ke lingkungan sekitar.

Tidak bisa kita pungkiri juga bahwa pada era globalisasi sekarang ini, tentunya persaingan dalam segala bidang semakin ketat. Apalagi di dalam dunia ekonomi dan bisnis, persaingan tentunya semakin ketat. Nah disinilah kreatifitas dan inovasi sangat dibutuhkan, dengan bersikap kreatif dan inovatif, tentunya kita dapat menghasilkan sesuatu yang berbeda denegan yang lain, serta membawa perubahan dan pasti akan berpotensi menjadi terdepan.

Untuk mengembangkan sikap kreatif dan inovatif itu tidak mudah. Memang pada dasarnya sifat itu telah dimiliki oleh setiap orang, tetapi tidak semua orang mampu mengembangkannya. Untuk mengembangkannya, tentunya dibutuhkan kesungguhan serta ketekunan.

Inovasi dan kreativitas berbeda wilayah, domain yang sama, tetapi memiliki batasan yang tegas. Seperti bagan diatas, dapat dilihat bahwa proses kreatif merupakan langkah pertama menuju inovasi yang tentunya terdiri dari beberapa tahap. Kreatifitas berkaitan dengan produksi kebaruan dan ide yang bermanfaat, sedangkan inovasi berkaitan dengan produksi atau adopsi ide yang bermanfaat dan implementasinya.

Terdapat beberapa sumber kreativitas diantaranya adalah wawasan, pengetahuan imajinasi, logika, intuisi kejadian-kejadian kebetulan, evaluasi lingkungan, juga rangsangan eksternal. Dan juga terdapat tiga elemen kreativitas yaitu sensitivitas (kemampuan mengetahui adanya persoalan, menyisihkan detail dan fakta yang menyesatkan), sinergi (kemampun menemukan totalitas sistem dengan memadukan elemen-elemennya), dan serendivitas (kemampuan menangkan esensi dari suatu kejadian yang terjadi secara kebetulan).

Nah kreatifitas sendiri merupakan kemampuan alami manusia yang telah dianugrahkan, setiap orang mampu memiliki kreatifitas yang tinggi karena mereka menginginkannya.

Terdapat beberapa faktor penghambat kreatifitas diantaranya adalah hambatan preseptual. Hambatan perceptual adalah kekauan dari persepsi (konsep, orang, obyek terbatas), pembatas/asumsi, serta sudut pandang. Hambatan berikutnya adalah hambatan emosional yaitu dimana seseorang memiliki ketakutan salah, tidak mampu, khawatir dikritik orang lain, serta takut memiliki resiko gagal. Hambatan ketiga adalah hambatan cultural yaitu keengganan untuk bersinggungan dengan norma masyarakat yang sudah berlaku. Yang terakhir adalah hambatan intelektual dan ekspresi.

Nah sedangkan untuk meningkatkan inovasi guna menghadapi dinamika perubahan dan kompetisi yang sangat tajam dan ketat, tentunya terdapat berbagai macam cara diantaranya:

  1. Memiliki visi untuk berubah
  2. Memerangin ketakutan akan perubahan
  3. Berfikir seperti pemodal yang berani mengambil resiko
  4. Memiliki suatu rencana usulan yang dinamis
  5. Mematahkan aturan
  6. Menerima kegagalan
  7. Bersemangat

Nah, jadi dari penjelasan diatas, tentunya telah terlihat jelas pentingnya kreatif dan inovatif serta hubungan diantara kedua hal tersebut. Maka, fokuslah edngan segala sesuatu yang ingin diubah. Siap dan senantiasa bergairah dan bersemangat dalam menghadapi dan menanggulangi berbagai tantangan. Tk ada gunanya jika mengisi bus dengan penumpang yang selalu merasa asyik dengan dirinya sendiri. Maka, kita harus meyakini bahwa dibutuhkan keyakinan untuk mencapai tujuan yang penting dan bermanfaat!

 

Terimakasih

 

Advertisements