Gibson Firebird X

Berikut ini adalah tahap-tahap inovasi:

1.      Problem definition

Dalam tahap pertama ini, dari masalah-masalah yang ada lalu dipilih salah satu. Lalu selanjutnya masalah tersebut dibuat solusinya. Masalah yang kami pilih adalah masalah yang didapat dari para gitaris. Masalah yang terjadi adalah sulitnya memainkan jenis musik yang berbeda-beda dengan jenis gitar yang juga berbeda. Seperti contohnya, gitar akustik hanya bisa dimainkan untuk memainkan musik akustik, jika ingin memainkan musik rock maka pemusik harus menggunakan gitar untuk jenis musik rock yaitu gitar listrik. Masalah itu sangat menyusahkan gitaris-gitaris yang ingin memainkan banyak jenis musik. Dan juga, masalah selanjutnya adalah repotnya musik yang sudah dimainkan namun tidak terekam dengan baik. Seperti contohnya, jika gitaris sedang memainkan asal dan ternyata suara yang dihasilkan menjadi sebuah alunan musik yang bagus, maka gitaris harus bisa mengulang kembali dengan mengingat-ingat nada mana yang dipetik dan juga jika gitaris ingin melakukan rekaman dari lagu yang dimainkan, rekaman tidak bisa dilakukan langsung (harus dengan alat rekaman tambahan).

2.      Idea Generation.

Selanjutnya adalah tahap menjadikan solusi dari masalah yang telah dipilih untuk menjadi ide. Ide-ide yang diciptakan dari solusi masalah yang ada dibuat dengan pemikiran yang out-of-the-box sehingga ide itu tidak terbatas dan juga ada keunikannya. Ide harus dapat menjawab dan menginterpretasikan solusi yang terpilih. Selanjutnya kami juga memikirkan apa manfaat yang didapat dari ide yang didapat dan juga kerugiannya. Setelah membaca masalah, dan memilih solusinya, kami memiliki penyelesaian yang didapat dari ide out-of-the-box, yaitu gitar Gibson Firebird X. Gitar Firebird X ini merupakan solusi dari masalah yang terpilih.

3.      Idea Selection.

Lalu di tahap ini adalah tahap pemilihan ide.

4.      Idea Implementation.

Di tahap ini adalah tahap dimana ide yang telah terpilih diimplementasikan menjadi sebuah barang yang ada wujudnya. Barang di sini hanya dibuat menjadi sebuah prototype yang awalnya hanya menjadi barang ujicoba dahulu. Fungsi dari pembuatan prototype adalah agar kami mengetahui bagaimana barang tersebut digunakan jika benar dibuat aslinya. Dengan prototype, kami melakukan berbagai ujicoba. Selanjutnya setelah menguji coba prototype, kami akan mengetahui kelebihan dan kekurangan dari barang itu. Dengan itu, kami melakukan evaluasi beberapa hal dengan memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kelebihan barang itu.

5.      Improvement Process.

Proses improvisasi yang kami lakukan untuk produk gitar ini adalah berupa menambahkan semacam layar (lebih kecil sedikit dari iPad). Layar tersebut merupakan tempat dimana aplikasi-aplikasi ada. Sehingga gitar Gibson Firebird X dapat melakukan rekaman, editing, pencarian not, dan aplikasi lainnya. Improvisasi ini membuat gitra Gibson Firebird X berbeda dengan gitar-gitar lainnya.

Dalam menciptakan inovasi, diperlukan metode dalam brainstorming, salah satunya adalah IDEO. Dibawah ini adalah proses brainstorming dengan menggunakan metode ideo:

1. Understanding the product

Target market:

  •  Guitarists : professional and amateur
  • Guitar collector
  • Music studio owner
Features:
  • Revolutionary Audio Quality
  • Revolutionary Pickup Design
  • GoldTone™ Switching Technology
  • Pure Analog Updateable Audio Engine
  • Revolutionary Patch Morphing
  •  Acoustic Guitar Sounds
  • Hex Output Structure
  • Open Architecture
  • Revolutionary Battery Life
  • Blue Lightning™-Compatible Footpedals and Footswitch Unit
  •  Effects Software
  • Pedal Interconnections
  • Computer Interface
  • Low-Impedance Active Output
  • Direct Digital Output
  • Digital Varitone™ Tone Control
  • Real-Time Control
  • Live Performance Modes
  • Robo-Tuners
Marketing Kit:
  • Launching at Gibson Store and authorized dealer
  • Online promotional video
  • Website
  • Press events
  • Magazines advertisements
  • Brochures, posters, banners (in store)
  • News release
2. Observe
Dari observasi kami, banyak gitaris yang merasa bahwa untuk mengeksplorasi sound gitar mereka, diperlukan banyak instrumen tambahan untuk menghasilkan efek sound yang diinginkan. Dan juga, untuk meng-install instrumen untuk efek diperlukan waktu sehingga kurang efisien Maka dari itu, kami menghadirkan Gibson Firebird X sebagai solusi dari masalah yang dialami para gitaris.
3. Visualize
Berikut ini adalah visualisasi dari Gibson Firebird X
4. Evaluate and refine
Setelah membuat design dan prototype dari Gibson Firebird X ini, kelompok kami mengevaluasi kelebihan dan kekurangan yang terdapat dalam gitar ini. Kami juga meriset kebutuhan para gitaris sehingga kami dapat membuat fitur semaksimal mungkin yang ada pada gitar Gibson Firebird X ini.
5. Implement
Pada tahap ini, kami melakukan proses peluncuran produk, promosi, dan penjualan dengan strategi-strategi marketing yang telah kami rancang sebelumnya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s